1. Analisis karakteristik beban dan pencocokan kapasitas
1.1 Identifikasi jenis beban
Analisis rinci mengenai jenis beban (resistif, induktif, kapasitif, atau campuran) dilakukan. Berbagai jenis beban memiliki dampak signifikan pada lonjakan arus dan karakteristik awal ATS. Misalnya, beban induktif seperti start motor akan menghasilkan arus start yang tinggi, sehingga ATS perlu memiliki kapasitas beban berlebih dan toleransi guncangan yang lebih kuat; beban kapasitif dapat menghasilkan tegangan berlebih selama proses switching, sehingga ATS perlu memiliki mekanisme perlindungan yang sesuai.
1.2 Klasifikasi kepentingan beban
Tingkat kepentingan beban diklasifikasikan menjadi primer (seperti peralatan ICU di rumah sakit, server inti di pusat data), sekunder (seperti peralatan kantor biasa, penerangan di gedung komersial), dan tersier (seperti AC dan peralatan non-kritis). Tingkat kepentingan yang berbeda memiliki persyaratan yang berbeda untuk ATS dalam hal waktu peralihan dan keandalan. Beban primer perlu diprioritaskan untuk pasokan daya yang berkelanjutan.
2. Persyaratan waktu peralihan dan mekanisme peralihan
2.1 Analisis waktu mati daya yang diizinkan untuk beban
Waktu mati daya maksimum yang diizinkan untuk beban ditentukan berdasarkan karakteristiknya. Misalnya, peralatan komputer biasanya memungkinkan waktu mati daya yang lebih singkat, biasanya dalam kisaran milidetik; sementara beberapa peralatan penerangan biasa memungkinkan waktu mati daya yang lebih lama.
2.2 Jenis dan karakteristik mekanisme pengalihan umum
Mekanisme pengalihan umum ATS diperkenalkan, seperti level PC (sakelar transfer tipe keseluruhan) dan level CB (sakelar transfer tipe pemutus sirkuit). ATS level PC memiliki karakteristik struktur sederhana, kecepatan pengalihan cepat, dan keandalan tinggi, serta cocok untuk skenario dengan persyaratan waktu pengalihan yang tinggi; ATS level CB memiliki fungsi perlindungan beban berlebih dan korsleting, tetapi waktu pengalihannya relatif lebih lama, cocok untuk skenario dengan persyaratan perlindungan yang lebih tinggi.
2.3 Pemilihan parameter waktu peralihan
Parameter-parameter kunci dari ATS, seperti total waktu peralihan (termasuk waktu buka dan tutup) dan waktu peralihan inheren, didefinisikan dengan jelas dan dipastikan memenuhi persyaratan beban. Pada saat yang sama, sinkronisasi antara berbagai sumber daya dipertimbangkan. Untuk sumber daya asinkron, ATS dengan fungsi peralihan asinkron harus dipilih.
3. Indikator keandalan dan persyaratan pemeliharaan
3.1 Waktu Rata-Rata Antar Kegagalan (MTBF)
MTBF (Mean Time Between Failures) adalah indikator penting untuk mengukur keandalan ATS (Automatic Transmission System). Memilih produk ATS dengan nilai MTBF yang lebih tinggi dapat mengurangi kemungkinan kegagalan. Memahami data MTBF yang diberikan oleh produsen dan melakukan penilaian berdasarkan aplikasi aktual sangat penting.
3.2 Masa pakai mekanis dan masa pakai listrik
Perhatikan masa pakai mekanis (waktu pengoperasian) dan masa pakai listrik (waktu pengoperasian beban) dari ATS. Semakin lama masa pakai mekanis dan listrik, semakin lama masa pakai ATS, dan semakin rendah frekuensi perawatan dan penggantiannya. Pilih ATS dengan masa pakai yang memadai berdasarkan frekuensi penggunaan dan tahun yang diharapkan.
Sumber referensi konten
1. “Peralatan Sakelar dan Kontrol Tegangan Rendah – Bagian 6-1: Peralatan Listrik Multifungsi – Peralatan Sakelar Transfer” (GB/T 14048.11-2016)
2. “Kode Desain Kelistrikan Bangunan Sipil” (GB 51348-2019)
3. “Kode Desain untuk Sistem Distribusi Daya” (GB 50052-2009)
PC ATS YECT1-2000G
PC ATS YES2-63~250GN1
Solenoid tipe ATS YES1-32~125N
Solenoid tipe ATS YES1-250~630N/NT
Solenoid tipe ATS YES1-32~125NA
Solenoid tipe ATS YES1-63~630SN
Solenoid tipe ATS YES1-1250~4000SN
Solenoid-type ATS YES1-250~630NA/NAT
Solenoid tipe ATS YES1-63NJT
PC ATS YES1-100~1600GN1/GN/GNF
PC ATS YES1-2000~3200GN/GNF
PC ATS YES1-100~3200GA1/GA
Solenoid tipe ATS YES1-63~630SA
Solenoid tipe ATS YES1-63~630L/LA
Solenoid tipe ATS YES1-63~630LA3
Solenoid tipe ATS YES1-63MA
PC ATS YES1-630~1600M
PC ATS YES1-3200Q
Solenoid tipe ATS YES1-4000~6300Q
CB ATS YEQ1-63J
CB ATS YEQ2Y-63
CB ATS YEQ3-63W1
CB ATS YEQ3-125~630W1
Pengontrol ATS Y-700
Pengontrol ATS Y-700N
Pengontrol ATS Y-701B
Pengontrol ATS Y-703N
Pengontrol ATS Y-800
Pengontrol ATS Seri W2/W3
Kabinet sakelar ATS dari lantai hingga langit-langit
Kabinet sakelar ATS
Kabinet daya JXF-225A
Kabinet daya JXF-800A
YEM3-125~800 Tipe Casing Plastik MCCB
YEM3L-125~630 Tipe Kebocoran MCCB
YEM3Z-125~800 MCCB Tipe yang Dapat Disetel
YEM1-63~1250 Tipe Casing Plastik MCCB
YEM1E-100~800 MCCB Tipe Elektronik
YEM1L-100~630 Tipe Kebocoran MCCB
Pemutus sirkuit miniatur YEMA2-6~100
Pemutus sirkuit miniatur YEB1-3~63
Pemutus sirkuit miniatur YEB1LE-3~63
Pemutus sirkuit miniatur YEPN-3~32
Pemutus sirkuit miniatur YEPNLE-3~32
Pemutus sirkuit miniatur YENC-63~125
Pemutus Sirkuit Udara YEW1-2000~6300
Pemutus Sirkuit Udara YEW3-1600
Sakelar isolasi beban YGL-63~3150
Saklar Isolasi Beban YGL2-63~3150
Saklar Pengalih Manual YGL-100~630Z1A
Saklar Pengalih Manual YGLZ1-100~3150
LCD YECPS2-45~125
YECPS-45~125 Digital
CNC Milling/Turning-OEM
Relai DC MDC-300M
Saklar Isolasi DC YEGL3D-630